Postingan

Menampilkan postingan dengan label Artikel

Masih Takut Jadi Perhatian?

Pinkhan Althania Varaditha  Fakultas Komunikasi dan Bahasa, Program Studi Hubungan Masyarakat, Universitas Bina Sarana Informatika  Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering melakukan komunikasi dengan orang-orang yang kita ingin tuju. Akan tetapi, perlu kemampuan yang lebih untuk berbicara agar pesan yang ingin kita sampaikan, dapat diterima baik oleh lawan bicara. Di dunia pekerjaan, kemampuan ini sangat diperlukan. Terlebih lagi jika bekerja di bagian yang sering berhubungan dengan orang-orang penting bagi perusahaannya. Kemampuan yang dimaksud adalah Public Speaking. Public Speaking merupakan kemampuan berbicara di depan khalayak, bahkan bisa juga disebut keterlampilan yang dimiliki seseorang, untuk menyampaikan pesan, hingga memengaruhi pikiran target bicaranya (audiens/pendengar). Kegiatan Public Speaking ini telah dilakukan sejak abad SM (Sebelum Masehi). Dahulu di Athena Kuno, para pemuda, sebagai warga negara, diminta untuk memberikan pidato yang efektif. Sehingga, So...

Defisit BPJS dari Kelenaan Pemerintah?

Hafizah Afifah, Pinkhan Althania Varaditha, Putri Delfi Alyphya Fakultas Komunikasi dan Bahasa, Program Studi Hubungan Masyarakat, Universitas Bina Sarana Informatika Berawal dari PT.Askes (Persero) yang ditunjuk sebagai penyelenggara program jaminan sosial dibidang kesehatan. Hingga akhir masa jabatan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), 1 Januari 2014, PT.Askes (Persero) pun berubah menjadi BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan   Sosial) Kesehatan. Langkah menuju cakupan kesehatan semesta-pun semakin nyata. (liputan6.com : 13 Desember 2013, “PT Askes Siap Berubah Jadi BPJS Kesehatan”) Memasuki periode kedua Joko Widodo menjadi presiden Indonesia, masih saja negara kita terlilit masalah keuangan. Terutama pada BPJS yang memiliki peran besar untuk menyejahterakan rakyat Indonesia, sudah mengalami defisit yang sangat tinggi hingga mencapai RP32T di BPJS Kesehatan. (cnbcindonesia.com : 7 Oktober 2019, “Wamenkeu Ungkap Borok BPJS Kesehatan Hingga Defisit Rp32T”) Kementerian Keuangan ...